Turbo
Opini

Turbo

Oleh Heri Iskandar

Turbo adalah sejenis perangkat tambahan yang dipasangkan di mesin untuk meningkat performa kendaraan, biasanya alat ini terpasang di kendaraan diesel yang berfungsi untuk meningkatkan kemampuan tenaga serta akselerasi agar mencapai kecepatan maksimal.

Apabila turbo ini diaktifkan maka tenaga yang terdorong akan maksimal dan melesat sesuai kemampuan mesin yang optimal.

Sebenarnya manusia atau dalam diri seseorang juga memiliki daya dorong seperti kekuatan turbo dalam sebuah mesin, kapan hal itu dapat terjadi, yaitu ketika manusia mengalami hal kepepet dan emosi.

Pernah suatu ketika saya mendapat cerita teman ketika dikantor dikejar oleh aparat dan dia tahu sedang diburu dia dengan sigap melarikan diri dengan melompat tembok kantor tingginya sekitar 3 meter, kemudian melarikan diri ke sawah belakang kantor

Lalu saya pun berpikir kalau tembok setinggi itu dapat dilalui seseorang pasti akan susah melewatinya tanpa bantuan alat dan keterampilan tersendiri oleh seseorang kenapa dalam keadaan tertentu dapat melewatinya, jawabannya hanya singkat yaitu kepepet.

Hal lain juga yang menyebabkan seseorang dapat mengeluarkan potensi dan menunjukan kelebihannya adalah ketika emosi, salah satu hal entah apapun bisa terjadi dalam diri kita ketika emosi kita disentuh entah itu perubahan baik atau perubahan buruk tentang perbuatan kita, saya ambil contoh saja ketika keluarga kita direndahkan dan dilecehkan oleh seseorang maka kita akan merespon dengan sekuat diri dan kemampuan yang kita miliki untuk membela keluarga kita, itulah contohnya bahwa emosi itu dapat merubah diri atau individu itu menjadi luar biasa.

Baca juga :  Representatif dari Perwakilan Cabang

Adapun emosi yang baik adalah emosional yang melahirkan amal baik selaras dengan fitrah manusia yaitu suka hal-hal yang baik, diterangkan dalam Al-Qur’an yaitu “Kami ilhamkan kepada manusia jalan kefasikan dan jalan ketaqwaan” lalu dilanjutkan “Sungguh beruntung siapa yang menyucikannya dan menumbuhkannya dengan kebaikan, dan sungguh merugi siapa yang menjerumuskannya ke dalam kemaksiatan”

Dalam hal ini emosinal yang tersalurkan kedalam perilaku yang baik dan positif dinamakan memiliki kecerdasaan emosional yang baik.

Kecerdasaan emosional ini menunjukan kemampuan individu dalam mengenali memahai dan mengendalikan emosi dalam diri sendiri dan orang lain, seseorang yang memiliki kecerdasan emosional yang tinggi maka kehidupanya akan baik dan kesehatan mentalnya pun terjaga.

Nah apa hubungannya turbo dengan kecerdasan emosional ini, fungsi perangkat turbo tak lain untuk mendorong kecepatan kendaraan dan fungsi kecerdasan emosional mendorong individu mencapai kepekaan sosial yang membantu membangun hubungan sosial dengan orang lain dan lingkungannya menjadi lebih baik, selanjutnya memiliki motivasi yang tinggi untuk diri sendiri dalam melakukan kebaikan dan ibadah agar menjadi pribadi yang taat kepada Allah dan Rasulnya serta agamanya kemudian akan memiliki empati yang mendalam dalam memahami emosi orang lain yang beragam dengan perspektif yang benar dan kemudian akan muncul kemampuan diri dalam mengelola emosi pribadi dan terakhir adalah tahap kesadaran penuh bahwa tak lain sebelum berhubungan dengan orang lain maka ia harus mengetahui dan mengenali dahulu terhadap dirinya sendiri.

Baca juga :  Esensi 8000 Hari Pertama Kelahiran, Warnai Makna Idul Adha dan Hari Keluarga Nasional sebagai Ikhtiar Cegah Stunting.

Untuk meningkatkan kemampuan kecerdasaan emosional diri ini Allah SWT memberi waktu terbaik yaitu ketika bulan suci Ramadhan tiba, salah satu amalan wajib adalah melaksanakan puasa dari subuh hingga maghrib tiba, dengan melakukan puasa ini kecerdasan emosional seseorang akan lebih stabil dan menjadi lebih baik.

Orang-orang yang melakukan ibadah puasa sunnah pun emosionalnya akan lebih terjaga dibandingkan yang tidak melaksanakan puasa, kemudian di bulan suci Ramadhan akan menjadikan seseorang lebih meningkatkan aktifitas keagamaannya seperti mendengarkan pengajian, mengaji Al-Qur’an, bersedekah, belajar, dan segala hal-hal baik lainya.

Baca juga :  Salman Al-Farisi (Sang Pencari Kebenaran Sejati)

Maka apabila kita merenungi kemarin ketika di bulan suci Ramadhan tiba apakah kita lalui dengan biasa saja ataukah kita sudah mengerjakan dengan luar biasa, semua yang tahu adalah diri kita masing-masing.

Apabila waktu Ramadhan kemarin kita telah menjalani dengan luar biasa maka sama dengan halnya kita telah meningkatkan kecerdasan emosional kita dan menjadikan kesehatan mental kita lebih terjaga serta membentuk ketaqwaan menjadi lebih meningkat.

Mari kita renungi sejenak untuk menjadi yang terbaik itu pasti dengan berusaha melakukan yang terbaik dan yang terbaik pasti mendapatkan terbaik pula.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *