NasionalNews

Singgung Petugas Partai, Haedar Nashir : Jadilah petugas Muhammadiyah, tapi jangan menjadi petugas partai di Muhammadiyah

Singgung Petugas Partai, Haedar Nashir : Jadilah petugas Muhammadiyah, tapi jangan menjadi petugas partai di Muhammadiyah

Muriamu.id, Yogyakarta — Pada acara Silaturahmi Idulfitri 1444 H di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menghimbau warga Muhammadiyah agar tidak menjadi petugas partai di Muhammadiyah. (01/05/23).

“Jadilah petugas Muhammadiyah, tapi jangan menjadi petugas partai di Muhammadiyah. Beda kalau membawa misi Muhammadiyah. Kalau membawa misi Muhammadiyah keluar itu artinya Muhammadiyah yang menyinari, artinya kader itu membawa misi Muhammadiyah, bukan sebaliknya.” Ungkap Haedar.

Beliau mengingatkan Muhammadiyah tidak melarang bahkan mendorong kader maupun Warga Muhammadiyah yang potensial untuk menyukseskan Pemilu 2024. Akan tetapi Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP), Haedar Nashir mengingatkan jangan menggunakan simbol atau atribut organisasi, serta ingat Khittah Muhammadiyah.

Baca juga :  Latgab MDMC Jepara, Kuatkan Sinergitas Ortom dalam penanggulangan bencana

Beliau menambahkan khususnya kepada kader maupun warga Persyarikatan Muhammadiyah yang memiliki kecenderungan politik untuk ingat Khittah Muhammadiyah. Sebagai produk organisasi, Khittah Muhammadiyah wajib diikuti oleh seluruh institusi dan warga Persyarikatan Muhammadiyah. Namun demikian, Haedar menegaskan bahwa secara organisasi Muhammadiyah tidak mengintervensi pilihan warganya.

“Yang kami tekankan, dukung mendukung atau tolak menolak itu biar menjadi urusan pribadi. Jangan membawa-bawa simbol organisasi apalagi organisasinya.” Ungkapnya.

Haedar Nashir juga berpesan supaya kader maupun warga Muhammadiyah yang terlibat dalam mendukung calon untuk kreatif. Menurutnya tidak perlu menggunakan simbol-simbol Muhammadiyah. Dalam pandangannya, dengan tidak menggunakan simbol-simbol Muhammadiyah akan bisa menjangkau lebih banyak masa dari luar Muhammadiyah.

Baca juga :  Tingkatkan Keimanan, Kedisiplinan dan Tanggung Jawab Siswa, SMK Muhammadiyah Kudus Adakan LDK

“Itu kurang cerdas menurut saya. Padahal di politik itu juga perlu kecerdasan, agar berperadaban kalau menang bisa dengan elegan, kalau kalau kalah juga tidak jatuh diri. Kita harus tetap jaga Muhammadiyah, karena harganya terlalu mahal kalau kita mengorbankan organisasi. Tapi Muhammadiyah elegan memberikan keleluasaan,” ungkap Haedar.**

Sumber : Muhammadiyah.or.id

Related posts
Kabar JatengKares KeduNews

PDM dan PDA Kabupaten Magelang kukuhkan PCM dan PCA Mungkid

Muriamu.id, Magelang — Bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Bojong Kecamatan Mungkid, pada…
Read more
Kabar MuriaNewsPopuler Kudus

Inisiasi Positif, PR IPM Syamlawi dan Humaira Pondok Pesantren Muhammadiyah Kudus Gelar Aksi Peduli Lingkungan

Muriamu.id, Kudus — Pimpinan Ranting Syamlawi Dan Humaira Ikatan Pelajar Muhammadiyah Ponpes…
Read more
Kabar MuriaNewsPopuler Kudus

Peduli Lingkungan, Santri Ponpes Muhammadiyah Kudus Gelar Aksi Bersih-Bersih Lingkungan Desa Sekitar Pondok

Muriamu.id, Kudus — Guna Menjaga kebersihan lingkungan, Pondok Pesantren Muhammadiyah Kudus…
Read more
Newsletter
Become a Trendsetter
Sign up for Davenport’s Daily Digest and get the best of Davenport, tailored for you.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: