IslamNasionalNews

Satpol PP Hentikan Pembangunan Masjid Muhammadiyah di Bireun, Ini Respon PP Muhammadiyah

Satpol PP Hentikan Pembangunan Masjid Muhammadiyah di Bireun, Ini Respon PP Muhammadiyah

Muriamu.id – Setelah sekian lama terhenti, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Samalanga di bulan Mei ini kembali ingin melanjutkan pembangunan Masjid Taqwa Muhammadiyah di Sangso Kecamatan Samalanga, Kabupaten Biruen, Aceh. Pembangunan masjid ini telah dimulai lebih dari 5 tahun lalu, namun sampai saat ini selalu mendapat penolakan dengan berbagai dalih. Salah satunya menyebut Muhammadiyah sebagai wahabi dan bahkan dianggap sesat.

Bahkan kali ini pembangunan masjid Muhammadiyah itu dihentikan oleh aparat gabungan dari Satpol PP Kabupaten Bireun.

Saat peristiwa kedatangan Satpol PP Biruen yang melakukan pembongkaran mal-tiang beton masjid sempat terjadi pertengkaran antara unsur Pimpinan Cabang Muhammadiyah Samalanga dengan oknum Satpol PP.

PCM Samalanga menanyakan alasan oknum Satpol PP melarang dan menghentikan pembangunan masjid itu.

Baca juga :  Unggul 5-0 Atas Jerman, Tim Uber Indonesia Bersiap Hadapi Jepang

Ustadz Yahya selaku ketua PCM Samalanga menegaskan “bila ada yang menyebutkan adanya oknum yang tidak setuju dengan pembangunan Masjid itu, minta ditunjukkan siapa orang tidak setuju”.

“Kepada pihak Kecamatan agar dapat dipertemukan dengan pihak-pihak yang menolak pembangunan Masjid Muhammadiyah di Sangso itu untuk mendapatkan kejelasan dan dialog terbuka” sambung Ustadz Yahya.

Sementara itu Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Desa Sangso Lukman menyesalkan tindakan pihak Satpol PP yang datang ke lokasi pembangunan Masjid Muhammadiyah kemudian langsung memberhentikan pembangunan, serta menyita besi yang sudah dirakit sepanjang tiga meter, papan mal cor tiang juga diangkut dengan mengunakan truk reo.

Baca juga :  Ikuti Operasi Bibir Sumbing dan Langit-Langit Gratis. Hanya di RS 'Aisyiyah Kudus

“Awalnya mereka tidak menjukkan surat apapun kepada kami, cuma mengatakan ini ini instruksi pak Bupati. ” jelas Lukman.

Menanggapi kejadian tersebut, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof Abdul Mu’ti turut memberikan tanggapan melalui laman media sosialnya. Beliau berharap adanya respon dari aparatur keamanan dan pembela kebebasan beragama.

“Semoga ada respon dari aparatur keamanan dan pembela kebebasan beragama,” ujar Prof Mu’ti melalui akun twitter pribadinya.

Untuk diketahui, pembangunan masjid Muhammadiyah Sangso sempat ramai beberapa tahun lalu, tepatnya pada tahun 2017, dan hingga saat ini tidak ada kejelasan meskipun Muhammadiyah telah proaktif untuk mengurus perizinan.**

Zain/infomu

Related posts
IslamOpini

9 Persiapan Warga Muhammadiyah dalam Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Oleh: Dr. M. Muttaqin, M.H(Ketua Majelis Tarjih & Tajdid PDM Jepara) Bulan Ramadhan tinggal…
Read more
IslamKares KeduKesehatanNews

Majelis Kesehatan dan LLHPB Kab Magelang Gelar Tri Wulan Bersama

Muriamu.id, Magelang – Bertempat di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Muhammadiyah Bandongan…
Read more
Kabar JatengKabar MuriaNewsPopuler Kudus

Resmi dikukuhkan, Berikut jajaran struktur PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kudus Periode Muktamar XVIII

Muriamu.id, Kudus — Jajaran Pengurus dan Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kudus resmi…
Read more
Newsletter
Become a Trendsetter
Sign up for Davenport’s Daily Digest and get the best of Davenport, tailored for you.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *