Representatif dari Perwakilan Cabang
Opini

Representatif dari Perwakilan Cabang

Oleh : Heri Iskandar,
Ketua PRM Bae

Inilah Musyda PDM Kudus ke 48 yang dinanti, baik pembahasan laporan pertanggungjawaban Pimpinan periode 47, pembahasan program kerja 5 tahun kedepan dan pemilihan formatur Pimpinan Persyarikatan periode 48.

Cukup sehari untuk kegiatan tersebut, namun secara draft acara musyda sendiri terdiri dari dua hari, karena hari sebelumnya merupakan seremonial pembukaan acara musyda dan pengajian umum serta penabuhan gong pertanda acara tersebut digelar.

Periode 47 yang lalu merupakan periode dengan durasi waktu yang panjang, karena ada 2 tahun tambahan pengabdian sebagai ganti masa pandemi covid yang terjadi di tanah air, maka dari itu secara resmi periode itu mendapat tambahan amanat dua tahun.

Dalam sesi pertama adalah LPJ yang dibacakan Pimpinan yang terdiri dari 10 orang, yang seharusnya secara AD dan ART Persyarikatan menyebutkan Pimpinan daerah harus terisi sekurang-kurangnya adalah 11 orang, karena di perjalanan waktu khidamat itu ada salah satu yang mengundurkan diri, maka susunan Pimpinan ini tinggal terdiri 10 orang dan hingga masa berakhirnya masa khidamt ini pun masih sejumlah 10 orang.
Untuk LPJ yang disaksikan musyawirin yang hadir dari perwakilan PCM dan PRM yang ada serta Ortom di bawah PDM Kudus dan juga di hadiri oleh perwakilan majlis, khusus untuk majlis hanya memiliki hak suara tanpa memiliki hak pilih seperti hadirin musyawirin yang hadir dapat diterima dengan baik dan dengan beberapa catatan.

Baca juga :  Marketing Mega, Umumkan Ganjar

Sehari itu pula semua agenda harus terselesaikan LPJ pemilihan formatur Pimpinan yang terdiri 11 orang karena ini adalah amanat AD dan ART, pembahasan sidang komisi yang berisi garis besar haluan program kerja 5 tahun mendatang.

Fix, sidang dimulai pukul 08.00 lewat sedikit, hingga selesai sidang komisi sebelum Isya, dan karena banyak pembahasan yang harus diselesaikan maka sidang tersebut memperpanjang durasi waktu acara yang sedianya di jadwal selesai sebelum magrib.

Pembacaan LPJ serta tanggapannya berakhir pada pukul 12.00 lewat sedikit, kemudian jeda sebentar untuk melaksanakan sholat dan makan siang, dan dilanjut dengan pemilihan 11 formatur Pimpinan yang akan berkhidmat nanti diperiode 48.

Sesi inilah yang namapaknya seru dan dinanti, karena pemilihan 11 formatur inilah yang akan bekerja memimpin Muhammadiyah Kudus 5 tahun mendatang.

Baca juga :  Memberi sebagai Modal Dasar Ber Muhammadiyah

Bisik-bisik saling bercanda dan terlihat tegang di arena tempat musyawirin berada, karena semua musyawirin yang memiliki hak suara akan menentukan siapa Pimpinan yang akan dipilihnya nanti.

Muhammadiyah sendiri memiliki konsep kolektif kolegial yang menjabarkan bahwa suatu keputusan dan kebijakan organisasi akan diambil oleh sejumlah pimpinan ini, yang mana konsep ini kebalikan dari Pimpinan tunggal.

Maka fix 11 orang ini yang dipilih secara e-voting dengan mengandalkan aplikasi yang dikembangkan oleh mahasiswa UMKU, maka pemilihan akan berlangsung cepat, aman, dijamin kerahasiaannya dan akuntabel hasilnya.

Maka setelah pemilih terakhir yang berada di tempat pencoblosan selesai hasil tabulasi suara dapat dilihat hasilnya.

Data pemilih dan jumlah suara sesuai kemudian data tinggal di konvert ke excel selesai, dan hasil bisa dibaca.

Namun nampaknya ada troble sedikit waktu melihat hasil tersebut, karena kesalahan tim IT terburu-buru menampilkannya sebelum hasil di konvert dan disortir di halam excel.

Munculah nama-nama dari pertama hingga nomer 33 yang sudah ditietepkan sebagai daftar calon tetap Pimpinan Daerah.

Yang teratas adalah Pak Yai Muslikan dan dilanjutkan Mas Iwan dan seterusnya ada Pak Hilal.

Baca juga :  Menyambut Kunjungan Bung Karno Ke Kudus Tahun 1950-an

Terpilihlah 11 formatur yang nanti akan menjdi Pimpinan Muhammadiyah Kudus kedepan.

Dari pengamatan saya formasi ini adalah formasi yang kuat dan representaif, kuat artinya komposisi Pimpinan dari periode 47 yang terdiri dari 6 orang dan dari generasi muda yang berjumlah 5 orang.

Dan kuat dalam representatif dari masing-masing cabang yang aktif dan unggul.

Undaan diwakili 2 orang, Bae juga 2 orang, Gebog 2 orang, Kaliwungu 1 orang, Kota 3 orang dan cabang Jati dan Pasuruhan 1 orang.

Lengkap sudah sebagai formasi yang kuat nanti di periode akan datang, dan pasti akan memberikan perubahan serta menjadi Muhammadiyah Kudus yang unggul dan berkemajuan.

Sekali lagi Selamat dan Sukses, semoga 5 tahun kedepan Pimpinan ini akan selalu mendapat petunjuk oleh Allah SWT dalam masa khidmatnya, menjadi Pemimpin yang amanah, ikhlas, dan serius dalam menjalankan titah Organisasi demi menjadikan Islam rahmatan Lil ‘alamin dan mendorong menjadikan Negara yang sejahtera adil makmur dan penuh dengan kebaikan.

Aamiin Ya Robbal Alamin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *