Opini

Mencari Pemimpin Muhammadiyah  &  Aisyiyah

Mencari Pemimpin Muhammadiyah  &  Aisyiyah

Oleh : H. Sya’udin,S.Ag.MA

“Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya”. ( HR.Al-Bukhari dan Muslim ). Salah satu agenda Musyawarah Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah kudus kali ini adalah pemilihan dan penetapan pimpinan. Dan diera saat ini mencari Pemimpin tidaklah sulit apalagi bila yang dicari adalah Pemimpin yang saat ini menjalankan kepemimpinan dan  telah terbangun rasa nyaman dengan berbagai kepentingannya, bahkan merekapun ingin bertahan untuk  dapat menikmati dan  menggerakkan sesuai dengan keinginannya.

Kepemimpinan seperti ini cenderung menolak perubahan dan perbaikan yang datangnya dari luar kepentingannya. Bahkan janji dan kesaksian ( bersyahadat ) ketika dilantik untuk menjalankan  amanah, bertanggung jawab, uswah hasanah dan visioner yang seringkali dinarasikan mulai dilupakan,  itulah makna kepemimpinan yang dibangun atas dasar  cinta kekuasaan.

Sesungguhnya pola dan sistem kepemimpinan dalam persyarikatan sudah terbangun mulai dari kaderisasi, cara rekrutmennya dan nilai-nilai yang tercantum dalam Pedoman hidup islami, kepribadian , dan Khittoh perjuangan Muhammadiyah. Prinsipnya siapapun yang diberi amanah harus siap menjalankan amanah, dan tidak ada tempat  bagi siapapun yang mencari  kedudukan ataupun  jabatan. Bahkan para tokoh pendahulu secara khusus memberikan pesan pada Warga,Kader dan Pimpinan setiap kali mencari figur pimpinan di antaranya adalah ;

Baca juga :  Selamat Milad Pemuda Muhammadiyah

Pak AR Fachkruddin pernah berkata “ Janganlah orang luar dianggota-anggotakan, yang belum melaksanakan syariat-syariat Islam lebih baik jangan dipilih, yang sholatnya masih kadang-kadang jangan dicalonkan, apalagi Islamnya masih belum aktif juga jangan dicalonkan . Kita repot, merekapun repot juga, karena selalu mendapat sorotan “.

Pesan Pak Suratman suryaningprodjo mantan ketua PWM Jateng berkata   “ pilihlah calon pimpinan yang ahli masjid dan yang pernah menjadi pimpinan ranting atau cabang, karena mereka telah teruji perjuangannya .“

Pak Amin Rais dalam perjalanan dari Yogya ke Kudus  bersama penulis untuk memenuhi panggilan dakwahnya berpesan “ Carilah  pimpinan yang  wira’i, insya’Allah persyarikatan Muhammadiyah akan terjaga “.

Menyongsong Musyawarah Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah ada baiknya semua warga, kader dan pimpinan disemua tingkat berikhtiar untuk maun dan berani melakukan refleksi diri, memberikan saran serta gagasan-gagasan segar  dengan tetap  mengacu pada  pedoman , pesan-pesan para tokoh pendahulu. Data impiris perjalanan kepemimpinan selama ini  kita jadikan titik balik  untuk melakukan perubahan dan perbaikan utamanya dalam memilih dan menentukan pemimpin dari yang baik  untuk memilih yang terbaik  dengan  6 ( enam ) indikator sebagai berikut;

1.Mempunyai  jejak rekam perjuangan, legacy  dan keteladanan  akhlaqul karimah dalam keluarga, lingkungan/jamaahnya dan tempat bekerja.

Baca juga :  Memberi sebagai Modal Dasar Ber Muhammadiyah

3.Mempunyai  keyakinan,  pandangan keagamaan dalam setiap memacahkan permasalahan umat yang berbasis pada manhaj Tarjih Muhammadiyah yang berkemajuan

4.Mempunyai komitmen kuat untuk memberi dan  kemampuan managerial untuk mempengaruhi  serta mendorong warga, kader dan pimpinan dalam tatakelola persyarikatan yang baik.

5.Mempunyai kemampuan berkomunikasi yang baik , berani melakukan perubahan dan memberikan ruang untuk  berinisiatif, kreatif serta inovasif  bagi pengembangan amal usaha persyarikatan.

6.Mempunyai rasa cinta, bijaksana ,mau mendengarkan nasehat, saran , kritik untuk perubahan dan kebaikan serta berjiwa independen.

Kreteria diatas barangkali terkesan sangat  idial untuk seorang pemimpin, namun sebagaimana wejangan para tokoh pendahulu yang telah meninggalkan berbagai legacy kesuksesannya  mengatakan menjadi Pimpinan Muhammadiyah itu mudah yang penting “Punya kemauan dan  punya waktu, kesuksesan itu bisa diraih sambil belajar dengan ke ikhlasan “.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan dan petunjuk untuk mendapatkan pemimpin persyarikatan yang mencerahkan dan berkemajuan. Amin

H. Sya’udin,S.Ag.MA

Mantan Ketua Umum PDM IPM Kab.Kudus

Mantan Sekretaris Umum PDPM Kab. Kudus

Mantas Sekretaris Eksekutif PDM Kab. Kudus

Related posts
Opini

Guru dan Tragedi Study Tour: Menelaah Tanggung Jawab

Oleh: Riza A. Novanto, M.Pd – Pemerhati Pendidikan, Dosen STIKes Muhammadiyah Tegal Ketika…
Read more
Opini

Muhammadiyah Itu Milik Semua

Oleh: Muhammad Yunus, S.Ag – Ketua PCPM Undaan, Anggota Bidang Hikmah dan Advokasi Kebijakan…
Read more
Opini

Visi Salafi 2030-2050; Indonesia Negeri Sunah, tanpa Muhammadiyah dan NU

Oleh Nurbani Yusuf Siapa bisa sanggah sukses dakwah salafi selama satu dasa warsa terakhir…
Read more
Newsletter
Become a Trendsetter
Sign up for Davenport’s Daily Digest and get the best of Davenport, tailored for you.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *