Kabar JatengKares SemarangNews

Ketum DPD IMM Jateng Kritisi Pendidikan Politik Lewat Parpol

Ketum DPD IMM Jateng Kritisi Pendidikan Politik Lewat Parpol

Muriamu.id – Semarang, Ketua DPD IMM Jawa Tengah yang baru saja terpilih, Untung Ilham Prasetyo didaulat menjadi narasumber Webinar Pojok Pengawasan “Demokrasi di Mata Anak Muda: Peran, Pemikiran & Kiprah dalam Membangun Bangsa” yang diadakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Kamis (02/06).

Dalam kesempatan tersebut, Untung mempromosikan darul ahdi wa syahadah yang tertuang dalam Tanfidz Keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-47 di Makasar, dimana Muhammadiyah memahami Pancasila sebagai ideologi negara hasil konsensus segenap elemen bangsa (dar al-ahdi) dan sekaligus sebagai tempat pembuktian atau kesaksian (dar al-syahadah) untuk mewujudkan negara yang aman dan damai (dar al-salam).

“Kami mengganggap dan meyakini bahwa bangsa Indonesia bagian dari darul ahdi wa syahadah, negara kesepakatan dan kesaksian. Dan itu menjadi narasi yang terus dibawa Muhammadiyah dan menjadi bagian yang tak terpisahkan oleh IMM untuk mengisi hari-hari pasca kemerdekaan ini,” Jelas Untung.

Baca juga :  Istiqomah Tangani Banjir, Ini Respon Muhammadiyah Kudus Sejak Desember 2022

Berbicara tentang demokrasi yang dipilih oleh Indonesia sebagai sistem pemerintahannya, Untung menyebut Muhammadiyah selalu berdiri pada posisi sebagai mitra kritis pemerintah.

“Muhammadiyah mengapresiasi dan mendukung jika pemerintah mengambil keputusan yang baik, namun tidak akan segan menginterupsi jika Pemerintah bersikap sebaliknya.” tegasnya.

“Apabila kita berbicara demokrasi, maka saya melihat ini adalah satu bagian untuk bisa berbicara mengenai kesejahteraan dan kemaslahatan bagi rakyat secara penuh, meskipun pada prakteknya masih jauh pangggang dari api. Demokrasi itu adalah people power bagi kita, demokrasi itu adalah kekuakatan rakyat sesungguhnya, demokrasi itu bagian dari kepentingan rakyat yang harus segera dituntaskan,” tandasnya

Baca juga :  Aksentuasi Nilai Kehijrahan untuk Membangun DPD IMM Jawa Tengah yang Berkeadaban

Kritisi Banpol
Dalam kesempatan itu pula Ketua DPD IMM Jawa Tengah mengkritisi apabila proses pendidikan politik dilimpahkan sepenuhnya ke Partai Politik yang sebenarnya juga memiliki tanggung jawab tersebut dengan mendapat bantuan biaya dari Negara.

“Jika pendidikan politik dilimpahkan ke parpol maka yang terjadi berdasarkan kebutuhan partai politik itu sendiri, yang tidak jauh-jauh hanya pada proses pemenangan dan memenangkan” jelasnya.

Sebagai solusi, Untung mengusulkan agar bantuan itu dapat dialihkan ke media untuk turut serta menjadi agen pendidikan politik. Karena dewasa ini tidak ada yang terlepas oleh media, semua terikat dengan media. Bahkan hal-hal yang sifatnya internalisasi ideologi sekarang di media berjalan sangat masif.

Related posts
IslamKares KeduKesehatanNews

Majelis Kesehatan dan LLHPB Kab Magelang Gelar Tri Wulan Bersama

Muriamu.id, Magelang – Bertempat di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Muhammadiyah Bandongan…
Read more
Kabar JatengKabar MuriaNewsPopuler Kudus

Resmi dikukuhkan, Berikut jajaran struktur PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kudus Periode Muktamar XVIII

Muriamu.id, Kudus — Jajaran Pengurus dan Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kudus resmi…
Read more
IslamKares SemarangKesehatanNews

Peran LLHPB Aisyiyah Dalam Mendukung Respon Bencana Banjiir Demak

Muriamu.id, Demak – Duka mendalam menyelimuti kita. Semua relawan larut dalam kesedihan.
Read more
Newsletter
Become a Trendsetter
Sign up for Davenport’s Daily Digest and get the best of Davenport, tailored for you.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *