IslamKabar MuriaKajianNewsPopuler Kudus

Hujan Deras Tak Surutkan Antusias Jamaah Hadiri Pengajian Ahad Pon PDM Kudus

Hujan Deras Tak Surutkan Antusias Jamaah Hadiri Pengajian Ahad Pon PDM Kudus

Muriamu.id, Kudus – Pengajian Ahad Pon Majelis Tabligh PDM Muhammadiyah Kudus pada hari Ahad, 26 Februari 2023 menghadirkan Pemateri KH. Wahyudi Sarju Abdurrahim, Lc., M.M , Direktur Ponpes Modern Al Muflihun Temanggung Jawa Tengah.

Walau hujan mengguyur sejak subuh, para jama’ah tetap semangat mengikuti pengajian. Dengan antusias mereka menyimak isi materi dengan seksama. Apa lagi narasumber yang masih muda lulusan mesir menyampaikan materi dengan jelas dan lugas.

Ustadz Wahyudi merupakan pendiri Pondok Pesantren Al Muflihun Temanggung Jawa Tengah. Wahyudi dulunya merupakan siswa Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta, lulus Universitas Al Azhar dan kini sedang menempuh pendidikan S3 di Mesir.

Di hadapan ratusan jamaah yang memadati Aula Muhammadiyah Kudus, ustaz Wahyudi menyampaikan sejarah perkembangan ilmu pengetahuan dan para pemikir Islam masa awal hingga sejarah pendirian Muhammadiyah oleh K.H Ahmad Dahlan.

Baca juga :  Sambut Ramadan Penuh Rahmat, PCM Undaan Gelar Pengajian Umum

“Ilmu pengetahuan merupakan poin terpenting dalam kehidupan umat manusia. Dengan ilmu, manusia dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Dengan ilmu pula, sebuah bangsa mampu bangkit dari keterpurukan peradaban.” jelasnya.

Beliau juga menambahkan bahwa dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, umat Islam sangat terbuka. Berbagai macam cabang ilmu pengetahuan dari luar diserap dan dijadikan sebagai kekayaan khazanah keilmuan Islam.

Setelah menyampaikan materi tersebut, ustaz yang aktif di media sosial ini juga menyampaikan materi Aqidah, Fiqih, Tarjih sesuai HPT di Muhammdiyah.

Beliau menyampaikan Syarah HPT ini sebagai upaya menyambung sanad keilmuan Muhammadiyah dengan kitab kitab turats dan pemahaman ulama salaf.

“Motif menuliskan syarah semata-mata HPT salah satunya ialah dorongan dari alm. Buya Yunahar Ilyas kepada saya untuk menuliskan syarah HPT yang dianggap terlalu ringkas dan luas untuk dijadikan rujukan pemahaman warga Muhammadiyah.” Ucapnya.

Baca juga :  Darut Taqwa SD Muhammadiyah Kriyan : Menumbuhkan Rasa Bersyukur dan Berbagi di Bulan Suci

“Saya selama ini meneliti bahwa saat ini kebanyakan warga Muhammadiyah cenderung melihat HPT mengikuti pemahaman Ibnu Taimiyah atau Muhammad bin Abdul Wahab tetapi setelah merujuk langsung kepada kitab kedua tokoh tersebut ternyata dari sisi penulisan dan istilah-istilah yang dipakai tidak sama. Istilah Ahlul Haq Wassunnah tidak terdapat pada karangan kedua tokoh tersebut, walaupun Ibnu Taimiyah masih menggunakan istilah Ahlussunnah Wal jamaah yg juga digunakan Imam Asyari tapi konsep dan pemahaman antara keduanya berbeda.” Tutupnya.

Ikuti terus berita terupdate dari muriamu.id dan jangan lupa follow sosmed kami
ig : instagram.com/muriamuid

fb : facebook.com/muriamuid

twitter: Twitter.com/muriamuid

tiktok : tiktok.com/@muriamu.id

Kontributor : Dyah

Redaktur : Sam

Related posts
IslamOpini

9 Persiapan Warga Muhammadiyah dalam Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Oleh: Dr. M. Muttaqin, M.H(Ketua Majelis Tarjih & Tajdid PDM Jepara) Bulan Ramadhan tinggal…
Read more
IslamKares KeduKesehatanNews

Majelis Kesehatan dan LLHPB Kab Magelang Gelar Tri Wulan Bersama

Muriamu.id, Magelang – Bertempat di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Muhammadiyah Bandongan…
Read more
Kabar JatengKabar MuriaNewsPopuler Kudus

Resmi dikukuhkan, Berikut jajaran struktur PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kudus Periode Muktamar XVIII

Muriamu.id, Kudus — Jajaran Pengurus dan Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kudus resmi…
Read more
Newsletter
Become a Trendsetter
Sign up for Davenport’s Daily Digest and get the best of Davenport, tailored for you.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *