Mata Najwa prof mu'ti
Kabar MuriaNasionalNewsPopuler Kudus

Hadir di Mata Najwa Spesial Muktamar, Prof Mu’ti : Muhammadiyah dan NU mampu menjaga kerukunan

Muriamu.id, Surakarta — Mata Najwa Spesial Muktamar telah digelar di Edutorium KH Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (10/11/2022)

Mata Najwa Spesial Muktamar ini berkolaborasi dengan Muktamar Talk dan dihadiri 11.000-an penonton yang berasal berbagai daerah.

Tajuk dari acara tersebut adalah “Merawat Indonesia” yang mana Mata Najwa dan Muhammadiyah hadir spesial di Solo dalam rangkaian Muktamar Muhammadiyah & Aisyiyah ke-48 memaknai persatuan, kebhinekaan, dan kebangsaan dalam membangun peradaban umat. Saat kondisi negeri sedang menyambut tahun politik dan tantangan ke depan yang semakin beragam, perlu kemudian dibahas apa yang bisa dilakukan untuk tetap bisa merawat Indonesia.

Baca juga :  ALUMNI SDM KETANGGUNGAN BREBES MERAIH JUARA I PIDATO BAHASA INGGRIS PADA GEBYAR MUTUBUMI CUP 2

Acara dipandu secara langsung Najwa Shihab, acara ini menghadirkan beberapa narasumber hebat, di antaranya: Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof Abdul Mu’ti, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Zulfa Mustofa, Wakil Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah Rahmawati Husein, dan Founder Drone Emprit Ismail Fahmi.

Hadir sebagai narasumber Prof Abdul Mu’ti menyampaikan Muhammadiyah dan NU mampu menjaga kerukunan, yaitu kesadaran dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia. Muhammadiyah dan NU rukun karena memiliki kesamaan kepentingan.

Baca juga :  Muktamar 14 Nasyiatul Aisyiyah Siap Hasilkan Isu Strategis Memajukan Perempuan

“Kita punya kepentingan yang sama untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia.” Ucap Prof Mu’ti.

Selain itu Prof Mu’ti juga menyampaikan kerukunan Muhammadiyah dan NU dimulai dari memiliki kesadaran atas nilai yang sama serta bersedia mengadopsi nilai yang diperlukan agar kita dapat hidup berdampingan dengan damai

“Yang membuat Muhammadiyah dan NU semakin rukun. Pertama, kita memiliki kesadaran atas nilai yang sama. Kedua, bersedia mengadopsi nilai yang diperlukan agar kita dapat hidup berdampingan dengan damai, Nilai toleransi dan kebangsaan adalah bentuk adopsi yang kita lakukan,” terangnya.

Baca juga :  Panitia Penerima Muktamar Siapkan Pelayanan Kesehatan bagi Peserta Muktamar

Kontributor : Panitiamuktamar48
Editor : Z

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *