Opini

BTM, Gerakan Dakwah Ekonomi yang Menggerakkan

BTM, Gerakan Dakwah Ekonomi yang Menggerakkan

Oleh: Arip Hidayat
Manager BTM Kab. Tegal.
Anggota MTT PDM Kab. Tegal

Hari ini, sabtu 15 Juli 2023 adalah hari sepesial bagiku. Bagaimana tidak, hari ini aku dan rekan-rekan pengelola Baitut Tamwil Muhammadiyah ( BTM ) se-Jawa Tengah, mengikuti agenda pelatihan pendidikan karakter pengelola BTM, yang di gagas oleh Pusat BTM Jawa Tengah. Yang bikin kami tambah semangat, acara ini di laksanakan di Hotel Lor Inn, Kota Surakarta. Dengan segala ketersediaan fasilitas yang wajib di syukuri.

Adalah Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhowy, M.Ag, Rektor UIN Salatiga. Yang juga Tokoh Muhammadiyah menjadi salah satu pemateri dalam materi Ke-Muhammadiyah-an. Beliau memaparkan tiga ciri Muhammadiyah. Yaitu gerakan islam, gerakan Dakwah amar ma’ruf nahi mungkar dan gerakan tajdid. Menurutku, artinya warga Muhammadiyah itu harus menjadi muslim yg bergerak dan menggerakan dalam rangka menyampaikan pesan-pesan Tuhan. Lewat berbagai macam media dakwah, baik pendidikan, kesehatan, ekonomi. Yang di landasi semangat pembaharuan.

Baca juga :  Madu dan Imunitas

Diantara media dakwah yang dimiliki Muhammadiyah adalah BTM. Lembaga keuangan mikro syari’ah milik Muhammadiyah ini harus bergerak dakwah lewat jalan ekonomi keuangan mikro syari’ah sekaligus menggerakan. BTM bergerak dakwah dengan cara penguatan manajemen, sumber daya manusia, tata kelola. Inovasi produk² BTM sesuai dengan tuntutan zaman. Memanfaatkan teknologi informasi.

Bukan hanya sekedar bergerak. BTM juga harus mampu memposisikan dirinya sebagai lembaga penggerak. Menggerakan ekonomi bangsa lewat berbagai macam fasilitas produknya. Baik pembiayaan modal usaha, aktifitas jual-beli. Sewa. Dan berbagai macam produk lainnya dengan landasan nilai-nilai syari’ah.

Gerak dan menggerakan adalah nilai-nilai tajdid ( pembaharuan ). Tajdid dalam Ber-BTM, dimana BTM itu bagian dari muamalah, adalah dinamisasi, inovasi dan kreasi. Di segala lini dan aspek yang berkaitan dengan Ber-BTM. Adanya pelatihan pendidikan karakter bagi para pengelola BTM se-Jawa Tengah ini di harapkan terbukanya cakrawala wawasan para pengelola BTM agar dapat mengejawantahkan makna dakwah bergerak dan menggerakan lewat wasilah BTM. Sekaligus berani berkreasi dan berinovasi agar keberadaan BTM bermanfaat untuk semesta.

Baca juga :  Perspektif Muhammadiyah Terhadap Isu Agraria

Mari kesampingkan sejenak egosentris kita. Para pengelola BTM di Jawa Tengah saatnya berembuk, berdialog, saling mengisi, agar agenda bergerak dakwah dan menggerakan lewat media BTM sejalan dan seirama. Sehebat apa pun rencana dan sebaik apapun program² kita. Mustahil tercapai tanpa kebersamaan. Tuhan tidak menciptakan kita satu. Tapi memerintahkan kita bersatu.

Related posts
Opini

Idulfitri

Oleh : Wildan Sule Man Tulisan ini saya hadirkan sebab sebentar lagi Ramadhan 1445 H akan segera…
Read more
Opini

Ber-Idul Fitri (Bukan) Hanya Saling Memaafkan

Oleh : Syahirul Alem – Pustakawan SMP Muhammadiyah 1 Kudus Idul Fitri merupakan hari raya…
Read more
Opini

Tradisi Mudik & Geliat Ekonomi Kaum Urban

Oleh : Syahirul Alem – Pustakawan SMP Muhammadiyah 1 Kudus Tradisi mudik pada hari raya…
Read more
Newsletter
Become a Trendsetter
Sign up for Davenport’s Daily Digest and get the best of Davenport, tailored for you.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *