Bersama PITI, Lazismu Kudus Gelar Pesantren Mualaf
IslamPopuler Kudus

Bersama PITI, Lazismu Kudus Gelar Pesantren Mualaf

Muriamu.id, Kudus – Aula Masjid Baitunnadzir menjadi saksi terlaksananya Pesantren Mualaf Lazismu Kudus bersama Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) pada Rabu, 27 Maret 2024. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan membantu para mualaf agar iman mereka semakin kuat dan mantap melalui pemberian ilmu agama Islam yang komprehensif serta bimbingan langsung dari para ustaz yang berpengalaman.

Eksekutif program Lazismu Kudus, Latif Muhtadin, menjelaskan bahwa kegiatan pesantren ini merupakan wujud dari kerja sama antara Lazismu Kudus dan PITI dalam upaya memberikan dukungan dan pembinaan kepada para mualaf.

“Pesantren ini menjadi sarana bagi para mualaf untuk mendalami agama Islam secara lebih dalam dan memperkokoh iman mereka,” ujar Latif Muhtadin.

Baca juga :  Ada yang Asyik Nieh! Inilah mata kuliah unik; Mahasiswa UMKU Praktikkan Menu Diet Modern

Seluruh anggota PITI, yang berjumlah 30 orang, turut serta dalam menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi dalam memperkuat jaringan kerjasama antarumat beragama. Mereka memberikan dukungan penuh dalam menyediakan fasilitas dan tenaga untuk keberlangsungan acara pesantren.

Pesantren Mualaf Lazismu Kudus ini menitikberatkan pada pembahasan Al-Quran dan Hadits serta pemahaman ajaran Islam secara menyeluruh. Para mualaf mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung dari para ustaz yang memiliki pengalaman dalam mengajar dan membimbing.

Salah seorang peserta pesantren, Fatimah, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini. “Saya merasa sangat beruntung bisa mengikuti pesantren ini karena saya mendapatkan ilmu yang sangat berharga untuk mengokohkan iman saya sebagai seorang mualaf,” ujar Fatimah.

Baca juga :  Didukung Kaprodinya Mahasiswa UMKU Ikuti Klinik Kepelatihan Pelatih Sepakbola Asal Jerman

Dalam pembukaan kegiatan, Latif Muhtadin menyampaikan harapannya agar pesantren ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para peserta, tidak hanya dalam meningkatkan pengetahuan agama Islam, tetapi juga dalam memperkuat spiritualitas dan keimanan mereka.

“Kami berharap para peserta dapat mengambil manfaat maksimal dari setiap materi yang disampaikan dan mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Pembahasan tentang pentingnya dukungan dalam bentuk donasi juga menjadi bagian integral dari acara pesantren. Dukungan melalui donasi memungkinkan para mualaf untuk memperoleh fasilitas dan bimbingan yang lebih baik dalam mempelajari agama Islam.

“Dengan dukungan Anda melalui donasi, para mualaf dapat mempelajari Al-Quran dan Hadits dengan baik, memahami ajaran Islam secara utuh, serta menjalani ibadah dengan benar,” tambahnya.

Baca juga :  LAZISMU Kudus Bersama MSI Kudus Tebar Kado Ramadhan untuk Kader TBC

Para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan bertanya langsung kepada para ustaz mengenai berbagai aspek agama Islam yang ingin mereka pahami lebih dalam. Hal ini memberikan suasana interaktif dan memungkinkan para peserta untuk lebih memahami materi yang disampaikan.

Diharapkan kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan secara berkala untuk memberikan pembinaan dan pendampingan yang berkelanjutan bagi para mualaf dalam memperkuat keimanan dan pengetahuan agama mereka.

“Dengan demikian, upaya memperkuat komunitas mualaf dapat terus ditingkatkan.” Pungkas Latif.

(Lazismu Kudus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *