Opini

Berdakwah dan Berjihad Utama Saat Ini, adalah Berupaya Meraih Jabatan Politik

Berdakwah dan Berjihad Utama Saat Ini, adalah Berupaya Meraih Jabatan Politik

Casroni Raska
Sekretaris MLH PWM Jateng.

Peran strategis dan penentu suksesnya, di dunia politik praktis adalah membantu menyumbangkan suara (by name), dapat suara signifikan dengan sendiri kursi dapat diraih.

Ini bagi kita yang tidak ikut kompetisi, cukup mendukung dan menyalurkan sumberdaya kita untuk mensukseskan Saudara atau Teman Kita yang dipercaya, secara optimal dan sungguh sungguh.

Kelak semua kebaikan yang diperbuat orang kita dukung, itu merupakan menjadi bagian kebaikan kita, dan saya kira malaikat sangat mudah membaginya. 😀😀

Saya sedikit punya pengalaman berpolitik praktis di level paling bawah, pernah jadi Caleg, pernah 2 kali, ikut kompetisi pemilihan kades di desa. Ya.. kalau dijumlah lumayan banyak habis dananya untuk ukuran saya, sekitar hampir 2 M.

Cost didunia politik praktis besar sekali. Ini harus kita cari solusinya, biar anak anak muda kita yang potensial mereka mampu ikut berkompetisi di politik praktis.

Akan tetapi kalau dihitung hitung, saya dapat keuntungan banyak sekali hingga puluhan milyar, (belum non-materialnya) dalam bentuk berbagai bangunan dan infrastruktur di desaku yang saya bangun, seperti pustu (fasilitas pelayanan kesehatan), gedung pendidikan paud/TK, fasilitas air bersih ada puluhan titik, puluhan jembatan dan pintu pintu air yang saya bangun, puluhan KM jalan yang saya aspal dan perkerasan jalan, pengadaan fasilitas pertanian untuk petani (seperti tractor) hingga membangun pantai menjadi objek pariwisata (yang saya branding desaku, sebagai Jasmine Village, maklum desaku sentra Bunga Melati Putih (Jasmine Sambac), di Indonesia, sudah puluhan tahun diekspor sampai hari ini.

Alhamdulillah, saat saya menjabat tidak ada satupun maling tertangkap warga yang meninggal. Maklum desaku, Desa Kaliprau terletak di pesisir pantura, warganya khususnya pemuda emosinya sumbu pendek, sebelumnya sudah beberapa maling yang ditangkap, dianiaya warga sampai meninggal.

Baca juga :  Dakwah Bil Hal dalam Organisasi Muhammadiyah

Trik saya mengatasi kenakalan remaja, suka berkelahi antar kampung adalah setelah pantainya jadi, anak anak muda tadi saya suruh untuk mengelola wisata pantai. Mereka anak muda banyak bertato, telinga pada berlubang, termasuk susah senyum mereka 😀😀.

Setelah mereka saya dipasrahi mengelola pantai, mereka merasa dihargai dan diakui eksistensinya. Sehingga akhirnya mereka mau diarahkan dan berkomitmen, dimana saya larang di pantai tidak boleh ada minuman keras, judi dan prostitusi dan mereka harus murah senyum setiap ada pengunjung dan harus pantai selalu bersih.

Mereka yang bertugas mendapat makan dan rokok, pulang mereka akan mendapat uang antara Rp 50.000,- Rp 180.000, -, tergantung lamanya dia menjaga pantai. Ternyata cara ini sangat efektif untuk mengatasi perkalian pemuda saya dengan desa sekitarnya, sehingga setiap malam saya bisa tidur nyenyak, karena tidak ada perkelahian antar kampung.

Mengapa kok bisa demikian Mereka habis Maghrib pulang dari pantai setelah bersih Pantai selesai, jadi mereka sudah lelah (kesel) dan bawa uang untuk keluarganya, sehingga dirumah aja tidak klayaban lagi.

Di desaku kebetulan awalnya ada 2 masjid, saat ini sudah 3 masjid, masjid utama paling tua dipakai bersama antara warga Muhammadiyah dan NU. Kebetulan masjid yang tua lokasi di sentra warga Muhammadiyah, sehingga teman teman NU agak pekeweh kalau mengadakan kegiatan keagamaan ala mereka.

Akhirnya, saya meminta dan membantu warga NU supaya memiliki masjid sendiri. Sehingga akhirnya sampai saat ini semua merasa nyaman dan rukun keberagamaannya dalam menyelenggarakan kegiatan keagamanya, baik Muhammadiyah dan NU, dan masjid satu mereka tidak mau bawa bendera ormas, atau warga menyebutnya Masjid Nasional.

Baca juga :  Kontroversi Hukum Rokok, HB Muhammadiyah: Hukumnya Makruh

Akan tetapi yang paling membanggakan diri saya adalah BISA MENUTUP PROSTITUSI ILEGAL yang sudah ada puluhan tahun, dimana Kades Kades sebelum belum ada yang mampu bisa menutupnya. Sebelumnya kalau ada upaya ditutup terjadi benturan berdarah antara yang pro dan kontra. Alhamdulillah kemarin pada saat saya menutup berjalan lancar, tidak ada benturan, cukup bermusyawarah secara damai dan sukses, kerena saya melakukan social reengerring dulu selama 2 tahun.

Kalau saya orang biasa pasti saya tidak, akan tetapi karena saya mempunyai kewenangan, bentuk tanda tangan dan stempel bisa dieksekusinya.

Menurut saya tugas paling utama seorang Kades adalah membangun akhlak masyarakat dan membangun pilar-pilar ekonomi warganya, 2 hal ini peninggalan paling bisa dilihat dan dinikmati paling lama, dan saat ini masih ada, beda kalau kita bangun insfratruktur, itu ukurannya 2/3 biasanya sudah rusak.

Hari ini, peran strategis dakwah dan perbuat kebaikan, menurut saya, yang paling utama, pahalanya paling besar, tingkat perubahan dan manfaat kebaikan tak terbatas , yaitu di dunia politik.

Maka, sebaiknya untuk hal ini kita harus berlomba lomba dan menyiapkan diri penuh kesungguhan dan terencana yang matang, sehingga mudah meraih kemenangan.

Kunci sukses adalah jumlah suara by name, dapat diraihnya.

Untuk itu, mari bersedekah suara pada teman teman kita PERCAYA.

Hanya Allah SWT, yang Maha Tahu.

Related posts
Opini

UKT Ugal-Ugalan: Pendidikan untuk Siapa?

Oleh: Riza A. Novanto, M.Pd – Pemerhati Pendidikan, Dosen STIKes Muhammadiyah…
Read more
Opini

Mengenal Karakter Umum Pengikut Salafi

Oleh: Dr H Ali Trigiyatno, MAg – Ketua Majelis Tabligh PWM Jateng Berdasarkan pengamatan…
Read more
Opini

Menebar Kebaikan di Era Disrupsi

Oleh : Syahirul Alem – Pustakawan SMP Muhammadiyah 1 Kudus Era Disrupsi sudah tidak…
Read more
Newsletter
Become a Trendsetter
Sign up for Davenport’s Daily Digest and get the best of Davenport, tailored for you.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *